Logo
images

Bagaimana Kepemimpinan Generasi Milenial yang Membawa Keberhasilan

Seperti apa ya dunia ini dalam beberapa dekade ke depan ketika dipimpin oleh para milenial? Mari simak lebih lanjut gaya kepemimpinan generasi milenial.

Temukan jawabannya melalui pembahasan artikel berikut ini! Selamat membaca!

  

Kepemimpinan Generasi Milenial Jangan Diragukan

Ada banyak cerita di media yang mengeluh tentang bagaimana sikap generasi milenial yang malas, banyak menuntut, terlalu percaya diri dalam kemampuan mereka, sulit untuk dikelola dan masih banyak lagi.

Pandangan negatif ini mungkin mengkhawatirkan beberapa pemimpin bisnis, karena generasi milenial diperkirakan akan mencapai 75 persen dari angkatan kerja pada tahun 2025. Namun tetapi stereotip ini seringkali juga dilebih-lebihkan.

Berikut ini hasil riset dari Araceli Vizcaino, seorang Manajer Pemasaran di Azazie, yang membahas mengenai kepemimpinan para milenial.

Araceli Vizcaino merasa generasi milenial memiliki kualitas kepemimpinan yang hebat dan dapat kita pelajari, diantaranya adalah sebagai berikut

 

#1 Generasi Milenial Paham Teknologi

Tidak mengherankan bahwa generasi milenial memiliki pengetahuan yang luas tentang teknologi, karena tidak dapat dipungkiri bahwa bagaimanapun juga, mereka tumbuh bersama dengan teknologi itu sendiri.

Teknologi telah menjadi bagian integral dari kehidupan para generasi milenial. Sebesar 53 persen dari generasi milenial lebih suka kehilangan indera penciuman mereka daripada perangkat digital mereka.

Pemahaman mendalam tentang teknologi ini merupakan hal yang penting dalam bisnismodern, karena penawaran teknologi yang terus berkembang membuat hal ini menjadi penting bagi para pemimpin bisnis untuk tetap waspada.

 

 

Araceli Vizcaino menjelaskan bahwa:

“Jika Anda memiliki budaya kantor yang merangkul teknologi, kemungkinan besar Anda akan tertinggal di belakang persaingan. Mempekerjakan generasi milenial dapat membantu menjadikan teknologi sebagai bagian alami dari budaya perusahaan Anda, karena mereka semua tetap mengikutinya.”

 

#2 Generasi Milenial Haus Akan Kesuksesan

Generasi milenium memiliki tingkat kemiskinan dan pengangguran yang lebih tinggi daripada generasi sebelumnya di tahap kehidupan ini. Mereka juga memiliki tingkat kekayaan dan pendapatan yang lebih rendah secara keseluruhan.

 

Karena mereka tumbuh menjadi dewasa di masa ekonomi yang sulit, maka banyak dari generasi milenial yang berterima kasih atas pekerjaan yang mereka dapatkan sehingga dapat menciptakan sifat pekerja keras dan rasa lapar untuk sukses.

Sikap ini dapat juga mempengaruhi kinerja mereka di kantor karena tentu saja banyak pemimpin bisnis yang menginginkan para pekerja dengan sikap haus akan kesuksesan yang akan membawa dampak positif bagi masa depan perusahaan.

Selain itu, perusahaan juga diuntungkan melalui kepemimpinan mereka yang memiliki produktivitas tinggi.

Araceli Vizcaino mengakui bahwa ia sering merasakan rasa lapar ini pada calon karyawan Azazie, dan ini adalah salah satu kualitas yang ia cari selama proses perekrutan.

 

 

#3 Generasi Milenial Inovatif

Menurut Araceli Vizcaino, generasi milenial selalu memperhatikan masa depan.

Araceli Vizcaino mengatakan:

“Generasi milenial tampaknya benar-benar memahami apa yang akan terjadi selanjutnya.”

 

Ia menjelaskan bahwa generasi milenial mampu membuat semua orang di perusahaan selalu mengetahui apa yang bisa digali untuk masa depan, berkontribusi pada pengembangan budaya dan atmosfer kantor.

Mereka juga mampu menciptakan tren-tren baru.dan memiliki pemikiran yang maju sehingga membuat bisnis dapat berada di garis depan.

 

Perusahaan Araceli Vizcaino sedang dalam misi untuk menghidupkan kembali industribridal melalui pendekatan yang digerakkan teknologi secara efisien.

Satu-satunya cara untuk mencapai misi perusahaan tersebut adalah dengan mengedepankan individu dengan sikap yang inovatif, salah satunya yang dimiliki oleh para generasi milenial.

Sebesar 60 persen generasi milenial percaya bahwa inovasi dapat dipelajari. Inovasi bukan hanya semata-mata inspirasi yang keluar secara spontanitas.

Rata-rata generasi milenial bersedia mengembangkan rencana inovasi daripada duduk diam dan menunggu datangnya inovasi atau terjadinya inovasi itu sendiri.

 

 

#4 Generasi Milenial Cenderung Gesit

Generasi milenial juga sangat mudah beradaptasi, dimana hal ini dapat berdampak baik pada budaya kantor jika sesuatu yang tidak terduga terjadi di luar kendali atau ekspektasi.

Generasi milenial telah hidup di masa perubahan dan evolusi, sehingga mereka terbiasa dengan perubahan itu sendiri.

Mereka menghadapi keadaan yang tidak terduga dengan tenang. Araceli Vizcaino beranggapan bahwa generasi milenial dapat menemukan solusi untuk masalah yang baru, dan menciptakan budaya yang tidak terlalu bergantung pada status quo.

Perusahaan dapat benar-benar berkembang ketika terus berinovasi. Misalnya setiap kali anggota tim melihat saluran media sosial baru atau merancang strategi baru untuk mendorong hasil, tim ini terbuka untuk eksperimen.

 

 

#5 Generasi Milenial Terus Mencari Inspirasi

Pemimpin adalah mereka yang mampu menginspirasi dan sebagian besar generasi milenial mampu memberi inspirasi bagi generasi sebelumnya. Mereka bekerja untuk menginspirasi orang lain di kantor.

Generasi milenial membangun hubungan emosional dengan rekan kerja dan karyawan untuk bisa mendekatkan diri dan membangun hubungan yang baik.

Hal ini menjadi cara yang baik untuk menjaga hubungan tim yang erat dan meningkatkan motivasi kinerja tim.

Azazie merupakan perusahaan pelopor kemajuan teknologi dalam industri ritel pengantin.

 

 

Araceli Vizcaino yang bekerja sebagai manajer pemasaran pada perusahaan tersebut terus mencari inspirasi yang baru.

Mereka paham bahwa sumber inspirasi terbaik adalah pelanggan itu sendiri.

Itulah sebabnya mereka terus membangun konten dan strategi pemasaran komunitas yang menempatkan fokus pada pernikahan kehidupan nyata para pengantin yang menjadi pelanggan mereka untuk menginspirasi kreativitas dan ide-ide di masa depan bagi para pelanggan.

 

#6 Generasi Milenial Didorong Oleh Misi

Generasi milenial tumbuh membangun organisasi dengan visi yang jelas mengenai cara mempengaruhi kehidupan orang lain di sekitarnya.

Misi perusahaan Azazie adalah untuk menemukan kembali cara wanita dalam membeli pakaian resmi (formal) khususnya baju pengantin.

Perusahaan Azazie percaya setiap orang harus memiliki akses untuk memilih pakaian berkualitas tinggi yang bisa disesuaikan, sehingga setiap orang di seluruh organisasi dibuat sadar akan misi ini dan bekerja sama untuk memberikan pengalaman yang luar biasa pada pelanggan mereka.

  

#7 Generasi Milenial Menantang Hierarki

Generasi milenial terbiasa melihat perspektif setiap orang untuk menjadi pertimbangan ketika membuat keputusan, tanpa memandang pangkat atau hierarki.

Alih-alih mengikuti perintah secara mutlak, mereka mempertanyakan, menyelidiki, dan mempertimbangkan masalah yang tidak diketahui oleh atasan mereka saat membuat keputusan.

 

Anda tidak dapat berharap untuk mengubah industri tanpa meninjau dan memikirkan terlebih dulu sistem dan kinerja operasional perusahaan Anda sendiri.

Perusahaan Azazie sedang dalam misi untuk meningkatkan belanja para pengantin, sehingga mereka juga didorong untuk menawarkan kesempatan kepada karyawan mereka sendiri agar dapat memberikan inisiatif-inisiatif dan mencari solusi yang lebih baik untuk status quo.

Oleh sebab itu, generasi milenial berkontribusi pada budaya kantor dimana semua orang berada pada tingkat yang sama, sehingga memungkinkan komunikasi yang lebih terbuka dan hubungan kelompok yang lebih erat.

  

#8 Generasi Milenial Adalah Pencipta Kolaborasi yang Hebat

Karena generasi milenial percaya pada nilai dari berbagai perspektif, mereka sering bekerja dengan baik dalam lingkungan tim dalam menyelesaikan tugas dan membuat keputusan.

Lingkungan kerja yang kolaboratif dengan cepat menjadi struktur yang mampu meningkatkan alur kerja dan juga telah terbukti dapat meningkatkan produktivitas kantor.

Generasi milenial yang sudah merasa nyaman dengan cara kerja ini dapat membantu membangun budaya yang berorientasi pada tim dan membuat karyawan puas serta meningkatkan produktivitas dan performa kinerja mereka.

 

#9 Generasi Milenial Menghargai Transparansi

Menurut Araceli Vizcaino, saat ini budaya kantor yang memiliki gaya kepemimpinan tidak transparan dalam pengambilan keputusan, cenderung beracun dan akan menggerogoti organisasi tersebut dari dalam.

Araceli Vizcaino menambahkan bahwa generasi milenial juga menghargai komunikasi yang terbuka dan jujur sehingga mampu menjaga setiap orang tetap dalam lingkaran.

 

Hal ini merupakan cara yang dianggap baik untuk membangun sebuah kepercayaan.

Perusahaan Araceli Vizcaino memiliki model yang terbuka dan digerakkan berdasarkan umpan balik, respon dan masukan yang diterima, terutama dari pelanggan dan karyawan mereka. Setiap anggota tim didorong untuk menawarkan dan menerima saran yang membangun.

Setiap karyawan perusahaan Azazie harus mampu bertanggung jawab dan terdorong untuk mengungkapkan pendapat ketika mereka memiliki ide. Mereka juga harus mampu menyuarakan keprihatinan dan mendengarkan pendapat orang lain.

 

#10 Generasi Milenial Ingin Bersenang-Senang

Generasi milenial juga mampu membawa suasana yang menyenangkan bagi atmosfer lingkungan kerja.

Mereka tidak terpaku pada kondisi suasana yang formal dan kaku pada ikatan kerja di dalam sebuah tim, tetapi generasi milenial mampu membawa suasana yang lebih santai dan menyenangkan namun tetap pada batas yang professional.

Ketika para karyawan bekerja dengan senang hati, maka mereka akan bekerja dengan sepenuh hati juga, sehingga dapat lebih produktif. Hal ini juga akan meningkatkan performa dan kinerja dari para karyawan.

 

 

Generasi Milenial, Kenali Diri Anda Lebih Jauh Lagi!

Sebagai generasi milenial, Anda perlu mengenali diri lebih jauh lagi dalam dunia kerja. Ketahui lebih dalam melalui setiap poin di bawah ini.

 

#1 Senang Bekerja Bersama

Sikap kerja yang kolaboratif mungkin menjadi sebuah ide yang baik bagi generasi milenial. Namun tetapi hal ini juga bisa berubah menjadi faktor yang kurang memotivasi dan menjadi masalah yang cukup serius untuk beberapa generasi, terutama generasi X yang lepas tangan.

 

#2 Tidak Suka Bertele-Tele

Tidak semua keputusan dapat dibuat dengan pemikiran kelompok, dan kadang-kadang generasi milenial akan menyerah untuk hal ini sehingga mereka akan membuat keputusan tanpa konsensus kelompok.

 

#3 Mendapatkan Rasa Hormat dari Orang Lain

Generasi yang lebih tua seringkali merasa kesal bila ada orang yang lebih muda mengatur pekerjaan mereka.

 

Oleh karena itu generasi yang lebih tua tersebut akan membutuhkan seorang manajer dari generasi milenial yang mampu membuktikan pada mereka bahwa mereka memenuhi kualifikasi untuk berada pada posisi mereka dan mengatur pekerjaan orang lain.

“The biggest [struggle] would be [that] now you’re in a place of power and you have to create boundaries with people who were once your friends. How do you get them to respect you?” —Lauren W.

“[Perjuangan] terbesar adalah [bahwa] sekarang Anda berada di tempat yang berkuasa dan Anda harus membuat batasan dengan orang-orang yang dulunya adalah teman Anda. Bagaimana caranya agar Anda mampu membuat mereka menghormati Anda?”

 

#4 Mengharapkan Kecepatan dan Kegesitan

Karena generasi milenial selalu aktif, mereka akan mengharapkan tanggapan yang cepat terhadap komunikasi, bahkan jika suatu pekerjaan harus dikirim pada jam 11 malam.

 

#5 Terkadang Kurang Disiplin

Generasi milenial yang memiliki sikap friendly dan senang dengan kolaborasi ini cenderung kurang disiplin jika dibandingkan dengan generasi pendahulunya yang memiliki tingkat disiplin lebih tinggi.

 

Sumber Referensi:

  • Jonathan Long. 10 Juli 2017. 10 Millennial Leadership Qualities That Contribute to a Positive Office Culture. Entrepreneur.com – https://goo.gl/v6uiby
  • Hannah L. Ubl, Lisa X. Walden, Debra Arbit. How to Bring Out the Best Millennial Leadership Skills. Dummies.com – https://goo.gl/qdVgq5
  • https://www.finansialku.com/kepemimpinan-generasi-milenial/

 

Sumber Gambar:

  • Milenial 1 – https://goo.gl/im6VBC
  • Milenial 2 – https://goo.gl/Cui5SY
  • Milenial 3 – https://goo.gl/tTPEV7
  • Milenial 4 – https://goo.gl/48Yykw
  • Milenial 5 – https://goo.gl/mgjGLy
  • Milenial 6 – https://goo.gl/GRReSh


Dipost Oleh Super Administrator

Super Administrator Himapas